Total Tayangan Halaman

Tampilkan postingan dengan label diabetes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label diabetes. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Februari 2023

"Makan Sehat untuk Penderita Diabetes: Tips dan Saran"

 "Makan Sehat untuk Penderita Diabetes: Tips dan Saran"

Diabetes adalah kondisi kesehatan yang mempengaruhi bagaimana tubuh Anda menggunakan gula darah. Karena itu, makan sehat adalah hal penting yang perlu dilakukan untuk membantu mengontrol gula darah. Berikut adalah beberapa tips dan saran untuk makan sehat bagi penderita diabetes:

  1. Hindari gula tambahan: Gula tambahan adalah salah satu faktor utama yang memperburuk kondisi diabetes. Hindari makan makanan yang mengandung gula tambahan seperti es krim, permen, dan minuman bersoda.

  2. Konsumsi makanan tinggi serat: Makan makanan tinggi serat seperti buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan dapat membantu mengontrol gula darah.

  3. Kontrol porsi makan: Memastikan untuk makan porsi yang tepat dapat membantu mengontrol gula darah. Usahakan untuk membagi makan Anda ke dalam beberapa porsi kecil sepanjang hari.

  4. Hindari makan junk food: Junk food seperti kentang goreng, burger, dan makanan cepat saji mengandung tinggi kalori, lemak, dan gula. Hindari makan junk food untuk membantu mengontrol gula darah.

  5. Tambahkan sayuran hijau: Sayuran hijau seperti brokoli, bayam, dan kale kaya akan nutrisi dan serat yang dapat membantu mengontrol gula darah.

Dengan mengikuti tips dan saran ini, penderita diabetes dapat membuat pilihan makan yang lebih sehat dan membantu mengontrol kondisi mereka. Ingatlah untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda untuk memastikan bahwa Anda membuat pilihan makan yang tepat untuk kondisi kesehatan Anda.

"Eating Right for Diabetes: The Importance of a Healthy Diet

 "Eating Right for Diabetes: The Importance of a Healthy Diet





Diabetes is a chronic health condition that affects millions of people worldwide. It is caused by a combination of factors, including genetics, lifestyle, and diet. To manage diabetes effectively, it is important to follow a healthy and balanced diet that helps to regulate blood sugar levels. In this article, we'll explore the role of food in managing diabetes and provide some tips for a healthy diet.

The Importance of a Healthy Diet A healthy diet is crucial for managing diabetes and preventing complications. By eating a balanced diet, people with diabetes can regulate their blood sugar levels, maintain a healthy weight, and reduce the risk of other health problems, such as heart disease and stroke. A healthy diet for people with diabetes should include:

Lots of vegetables, such as leafy greens, carrots, and tomatoes Whole grains, such as brown rice, whole wheat bread, and oatmeal Lean proteins, such as chicken, fish, and legumes Healthy fats, such as olive oil, avocado, and nuts Limited amounts of added sugars and saturated fats It's also important for people with diabetes to be mindful of portion sizes and to spread their food intake evenly throughout the day to help regulate blood sugar levels.

Foods to Avoid

While a healthy diet is important for managing diabetes, it's also important to be mindful of the foods you eat. People with diabetes should limit or avoid foods that are high in sugar, fat, and carbohydrates, as they can cause spikes in blood sugar levels. Some of the foods to avoid include:

  • Sugary drinks, such as soda and fruit juices
  • Sweets, such as candy and chocolate
  • Fried foods, such as french fries and fried chicken
  • Processed foods, such as crackers and snack chips
  • High-fat dairy products, such as cheese and ice cream

Final Thoughts

In conclusion, eating a healthy and balanced diet is crucial for managing diabetes and preventing complications. By following these tips and being mindful of the foods you eat, you can help regulate your blood sugar levels and enjoy good health. If you have any concerns about your diet, it's important to speak with your healthcare provider or a registered dietitian for personalized advice."


Senin, 22 Juni 2020

Beberapa Penyebab Penyakit Kencing Manis

Diabetes mellitus adalah penyakit yang mempengaruhi gula dalam darah, penyakit ini juga disebut penyakit kencing manis. Penyakit ini terjadi karena pengaruh glukosa didalam darah terlalu tinggi sehingga tubuh tidak mampu menggunakan insulin dengan baik. Penyakit ini biasanya menghampiri orang yang sudah berusia 30 tahun keatas karena pada umur yang sudah relatif tua dengan aktifitas padat sedangkan mengeluarkan energi yang mulai berkurang, sehingga menyebabkan penyakit diabetes mellitus ada pada tubuh anda. Didalam cara kerjanya, makanan akan membuat glukosa didalam darah semakin meninggi dan merasang pankreas untuk bekerja membuat insulin, sedangkan insulin bergerak membuat gula didalam sel darah untuk diubah menjadi energi atau energi cadangan. Namun, jika produksi glukosa terlalu banyak dalam darah maka membuat insulin sulit untuk bekerja lebih baik.

Beberapa Makanan dan Minuman Pemicu Penyakit Kencing Manis

1. Teh manis
Penjelasannya sederhana. Tingginya asupan gula menyebabkan kadar gula darah melonjak tinggi. Belum risiko kelebihan kalori. Segelas teh manis kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan). Kebutuhan kalori wanita dewasa rata-rata adalah 1.900 kalori per hari (tergantung aktivitas). Dari teh manis saja kita sudah dapat 1.000-1.200 kalori. Belum ditambah tiga kali makan nasi beserta lauk pauk. Patut diduga kalau setiap hari kita kelebihan kalori. Ujungnya: obesitas dan diabetes.
Pengganti: Air putih, teh tanpa gula, atau batasi konsumsi gula tidak lebih dari dua sendok teh sehari.
2. GorenganKarena bentuknya kecil, satu gorengan tidak cukup buat kita. Padahal gorengan adalah salah satu faktor risiko tinggi pemicu penyakit degeneratif, seperti kardiovaskular, diabetes melitus, dan stroke. Penyebab utama penyakit kardiovaskular (PKV) adalah adanya penyumbatan pembuluh darah koroner, dengan salah satu faktor risiko utamanya adalah dislipidemia. Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, serta penurunan kadar HDL (kolesterol baik) dalam darah. Meningkatnya proporsi dislipidemia di masyarakat disebabkan kebiasaan mengonsumsi berbagai makanan rendah serat dan tinggi lemak, termasuk gorengan.
Pengganti: Kacang Jepang, atau pie buah.

3. Suka ngemil
Kita mengira dengan membatasi makan siang atau malam bisa menghindarkan diri dari obesitas dan diabetes. Karena belum kenyang, perut diisi dengan sepotong atau dua potong camilan seperti biskuit dan keripik kentang. Padahal, biskuit, keripik kentang, dan kue-kue manis lainnya mengandung hidrat arang tinggi tanpa kandungan serta pangan yang memadai. Semua makanan itu digolongkan dalam makanan dengan glikemik indeks tinggi. Sementara itu, gula dan tepung yang terkandung di dalamnya mempunyai peranan dalam menaikkan kadar gula dalam darah.
Pengganti: Buah potong segar.


4. Kurang tidur.
Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi terganggu. Hasil riset para ahli dari University of Chicago mengungkapkan, kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis. Artinya, risiko diabetes meningkat. Kurang tidur juga dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik.
Solusi: Tidur tidak kurang dari 6 jam sehari, atau sebaiknya 8 jam sehari.


5. Malas beraktivitas fisik
Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus diabetes di negara-negara Asia akan naik hingga 90 persen dalam 20 tahun ke depan. “Dalam 10 tahun belakangan, jumlah penderita diabetes di Hanoi, Vietnam, berlipat ganda. Sebabnya? Di kota ini, masyarakatnya lebih memilih naik motor dibanding bersepeda,” kata Dr Gauden Galea, Penasihat WHO untuk Penyakit Tidak Menular di Kawasan Pasifik Barat.
Kesimpulannya, mereka yang sedikit aktivitas fisik memiliki risiko obesitas lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda, jalan kaki, atau aktivitas lainnya.
Solusi: Bersepeda ke kantor.

6. Sering stres
Stres sama seperti banjir, harus dialirkan agar tidak terjadi banjir besar. Saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan energi untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk maksud yang baik. Namun, kalau gula darah terus dipicu tinggi karena stres berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh diri pelan-pelan.






baca juga artikel bermanfaat lainnya  :

GEJALA PENYAKIT GULA

penyebabsakitdiabetes

Makanan untuk penderita diabetes

mitos penyakit diabetes

ciri ciri penyakit diabetes

diabetes melitus


Atau Handcraft Kreatif  :

TARANTULA HANDMADE

Minggu, 12 Juli 2015

Alternatif Obat Penyakit Gula Diabetes Mellitus

Alternatif Obat Penyakit Gula Diabetes Mellitus

Pengobatan untuk penyakit kencing manis memang sampai saat ini bisa dikatakan bisa sembuh seratus persen, namun kita sebagai manusia diwajibkan selalu beriktiar, mencari solusi.

Berikut alternatif obat racikan herbal yang penulis sadur dari beberapa website, silahkan pembaca pelajari dan digunakan sebagai bahan pertimbangan guna kesembuhan untuk penyakit gula.

Yang pertama dari  : http://prasko17.blogspot.com

Kencing Manis atau Diabetes Mellitus sangat sering kita dengar dan jumpai terutama pada orang-orang tua diatas umur 50an tahun, rekan kantor saya aja dua orang yang kena Penyakit Kencing Manis ini. 

Selain Pengobatan Medis Diabetes, tidak ada salahnya jika anda mencobaPengobatan Alternatif, toh pengobatan herbal ini tidak berbahaya dan tidak memiliki dampak buruk seperti obat-obat kimia.

Berikut ini beberapa Resep Obat Herbal Kencing Manis atau Diabetes Mellitus :
1. Resep Kencing Manis I
Ambillah biji buah Alpukat dan panggang diatas api, setelah dipanggang potong-potong kecil, siapkan air untuk merebus dan rebuslah biji Alpukat yang sudah dipotong-potong tersebut sampai air rebusan berubah warna menjadi kecokelatan. Saring air rebusan, dinginkan dan minum.

2. Resep Kencing Manis II
Ambillah umbi dari Asparagus, kemudian keringkan dan ambil sebanyak 6-12 gram. Campur umbi Asparagus kering tersebut dengan 1 1/2 air dan rebuslah hingga mendidih sampai air tersisa 1 gelas. Minum ramuan ini ketika hangat, lakukan 2 kali sehari.

3. Resep Kencing Manis III
Ambillah umbi Bidara Upas sebanyak 100 gram, cuci bersih kemudian parut dan peras airnya. Minum air perasan umbi Bidara Upas ini setiap pagi.

4. Resep Kencing Manis IV
Bahan yang perlu anda siapkan adalah : 1/3 genggam daunSambiloto, 1/3 genggam daun Kumis Kucing, 6 cm batang Brotowalidan potong-potong. Ketiga bahan ini anda rebus dengan 3 gelas air, tunggu hingga mendidih dan tersisa airnya 2 gelas. Minum ramuan ini sehari 2 kali satu gelas setelah makan.

5. Resep Kencing Manis V
Ambillah tanaman Ciplukan, rebus dengan menggunakan 3 gelas air hingga mendidih dan sampai tersisa airnya 1 gelas, saring ramuan ini dan minum.

6. Resep Kencing Manis VI
Ambillah setengah genggam daun Sendok, rebus dengan menggunakan 3 gelas air, biarkan sampai mendidih dan tersisa airnya 2 1/4 gelas. Saring ramuan ini, minumlah dengan menggunakanmadu murni. Minum ramuan ini sehari 3 kali 3/4 gelas.

Demikianlah Resep Obat Herbal Kencing Manis atau Diabetes Mellitus, baca juga Resep Obat Herbal Sakit Gigi ya, semoga bermanfaat untuk anda sekalian, terima kasih.






yang kedua dari : http://rajabenuang.blogspot.com/

Alternatif Obat Kencing Manis

Membaca status facebook teman, mendapat informasi bahwa Petai Cina dan Lidah Buaya bermanfaat untuk atasi Kencing Manis atau Gula Darah)

Penasaran akan khasiatnya maka saya cari informasi lengkap dan dapat infonya sebagai berikut :

PETAI CINA

Kalau dikampung saya namanya petai bengkulu ( gak tahu kenapa bisa demikian), bentuknya hampir mirip buah petai yang memang biasa untuk lalap sebagian orang tapi ukurannya lebih kecil dan rasa serta aromanya tidak setajam petai lalap.


Petai cina memang banyak gunanya, selain untuk campuran lauk pauk ternyata petai cina juga mempunyai manfaat yang begitu besar bagi kesehatan kita, yaitu untuk menyembuhkan penyakit kencing manis. 

Tanda-tanda dari penyakit ini diantaranya :
- Air kencing terasa agak manis, sehingga sehabis buang air kecil biasanya akan dikerumuni semut.
- Apabila sudah parah, pada ujung jari akan timbul lubang-lubang kecil yang lama kelaman bisa menyebabkan daging menjadi busuk sehingga untuk menyembuhkannya terkadang harus dipotong (diamputasi). .

Adapun cara menyembuhkannya dengan menggunakan ramuan dari petai cina adalah sebagai berikut: 

1. Ambillah beberapa lembar petai cina yang sudah tua, ambil bijinya. Kemudian Anda jemur hingga betul-betul kering. 

2. Setelah itu gorenglah dengan tidak memakai minyak (disangrai), lalu ditumbuk halus hingga menyerupai bubuk kopi.

3. Kemudian ambil beberapa sendok dan seduhlah dengan air mendidih seperti membuat kopi. 

4. Minumiah air seduhan tersebut secara rutin tiap hari. Niscaya penyakit kencing manis yang Anda derita akan cepat sernbuh.


Selain itu ternyata Lidah Buaya (Aloevera L) juga dapat menyembuhkan Kencing Manis, caranya :
1 lembar lidah buaya dicuci bersih, buang durinya, dipotong-potong, rebus dengan 3 gelas air sampai menjadi 1,5 gelas. Minum 3 x ½ gelas sehabis makan.


Baca Juga info bermanfaat lainnya 


Sabtu, 10 Maret 2012

PENYAKIT GULA DARAH

ZSPenyakit gula darah

Salah satu akibat penyakit gula darah



Ini adalah artikel dari Ron Rosedale, MD yang sangat kontroversial, bertentangan dengan apa yang para dokter konvensional percaya dan praktekkan. 

Namun pengetahuan ini harus dan wajib saya sebarkan karena bisa menyelamatkan banyak nyawa penderita diabetes ketika diterapkan. Jika Anda atau orang yang Anda kenal memiliki diabetes dan ingin menaklukkan penyakit “bandel” serta mematikan ini, silahkan membacanya dengan teliti. Jika Anda adalah dokter konvensional, silahkan Anda membandingkannya dengan kenyataan praktek di komunitas medis Anda selama ini.
Diabetes Bukanlah Penyakit Gula Darah!, Oleh:Ron Rosedale, MD
Seperti yang saya nyatakan sebelumnya dan satu konsep yang saya ingin semua orang ketahui untuk menyelamatkan ribuan atau bahkan jutaan nyawa adalah bahwa diabetes bukanlah penyakit gula darah, tapi merupakan penyakit insulin dan mungkin lebih penting lagi yaitu penyakit signal leptin. 

Dan ketika konsep ini mulai diketahui di komunitas medis, artikel-artikel seperti ini secara otomatis pasti akan terus dipublikasikan sehingga terungkaplah kekurangan pengobatan medis konvensional dalam mengatasi penyakit-penyakit kronis seperti misalnya diabetes dan penyakit jantung, serta kesalahan mereka tentang nutrisi.

Ciri khas dari perawatan konvensional adalah mengatasi gejala, dalam kasus ini berarti naiknya kadar gula darah dan bukannya fokus kepada penyebabnya. Gejala merupakan cara alam mengajarkan tubuh kita bagaimana caranya mengatasi suatu penyakit.

 Sebagai contoh, pilek adalah gejala yang dirancang untuk membersihkan hidung dan sinus dari virus dan bakteri ketika seseorang sedang “flu”. Minum decongestant akan menghalangi mekanisme tubuh kita dalam mengatasi infeksi tersebut dan dengan demikian akan memperpanjang infeksi. 

Sama juga dengan perawatan yang berfokus semata-mata hanya untuk mengurangi kadar gula bagi diabetes dengan cara meningkatkan insulin, akan dapat memperparah diabetes itu sendiri dibandingkan jika kita mengobati masalah sesungguhnya, yaitu “miskomunikasi metabolik”. Penanganan seperti ini sama saja dengan lingkaran setan. Naiknya level insulin berhubungan dan bahkan menyebabkan:
  • penyakit jantung,
  • peripheral vascular,
  • stroke,
  • tekanan darah tinggi,
  • kanker,
  • kegemukan dan
  • masih banyak penyakit lainnya.
Sejak kebanyakan perawatan untuk diabetes (tipe 2, kebal insulin) menggunakan obat-obatan yang menaikkan insulin atau menyuntikkan insulin, hasilnya pun menjadi tragis, dimana perawatan medis konvensional malah menimbulkan beberapa efek sampingdan memperpendek usia pasien.
.
Untuk Bisa Menang, Ketahuilah Musuhmu
Pengobatan konvensional tidaklah cocok untuk diabetes. Selama 2 milenium diabetes dianggap sebagai penyakit gula. Walaupun berabad-abad telah ada perkembangan ilmu pengetahuan seperti misalnya ditemukannya insulin dan akhir-akhir ini adalah ditemukannya leptin, tetap saja dunia medis konvensional tidak berubah.Sepertinya obat medis membuat sedikit atau bahkan tidak ada perubahan pada diabetes. Lebih jauh lagi, peran insulin yang sebenarnya dalam tubuh kita, telah disalahpahami secara luas di antara komunitas medis.

.
Peran Utama Insulin Bukanlah Untuk Menurunkan Kadar Gula Darah
Ini mungkin mengejutkan Anda, begitu juga dengan dokter Anda, bahwa peran utama insulin dalam tubuh kita bukanlah untuk mengendalikan kadar gula darah. Pengendalian gula darah pada umumnya ke arah atas, bukannya ke bawah. Beberapa jenis jaringan dan sel dalam tubuh kita seperti misalnya sel darah merah, memerlukan glukosa untuk energi (sisanya lebih cenderung membakar lemak atau ketone dari hasil metabolism lemak). Oleh karena itu adalah pentinguntuk selalu memiliki sedikit glukosa di dalam darah kita.

Dari sejak dahulu kala, trik alam adalah menjaga agar guladalam darah tidak sampai terlalu rendah karena dulu tidak banyak ada gula. Kebanyakan tajin dan padi-padian yang akan diubah menjadi gula tidak bisa dicerna kecuali dimasak. Anda pasti akan memaksa rahang dengan keras untuk bisa mengunyah kentang yang tidak dimasak.

Sumber utama gula adalah dari buah-buahan dan biasanya tersedia secara musiman. Dan bahkan kita perlu bekerja dan berjuang untuk bisa mendapatkannya. Setelah itu, tubuh “membakar” gula dari buah yang kita makan serta tubuh kita otomatis menjaga gula tersebut untuk tidak naik terlalu tinggi. Hormon-hormon seperti cortisone, epinephrine, norepinephrine, glucagon, dan hormone pertumbuhan memastikan bahwa kita memiliki cukup glukosa bagi sel atau jaringan tubuh yang membutuhkannya.
.
Gula Darah Tinggi Jaman Dulu Jarang Ada
Namun ketika kadar gula kita mulai naik, ini adalah suatu tanda bahwa kita telah memiliki energi yang lebih untuk bisa kita bakar dan dengan demikian, tubuh berpikir bahwa adalah ide yang baik jika tubuh menyimpan kelebihan yang ada. Boleh dikata, “agar tidak mubazir”, toh makanan tidak selalu tersedia. “Makan atau lapar” adalah hukum alam yang berlaku di sini.

Pada saat gula darah naik, ini adalah suatu tanda bagi insulin untuk terlepas dan mengarahkan kelebihan energi ke dalam penyimpanan. Sejumlah kecil tersimpan sebagai tajin yang disebut glycogen di dalam tubuh, tapi kebanyakan disimpan sebagai stok energi utama kita, yaitu lemak. Demikianlah kita tahu bahwa peran utama insulin bukanlah untuk menurunkan kadar gula darah, tapi untuk menyimpan kelebihan energi yang ada bagi keperluan di masa datang.

Insulin menurunkan kadar glukosa sebagai efek samping dari mengarahkan kelebihan energi ke penyimpanan. Peran insulin bahkan melangkah lebih jauh lagi dari itu. Insulin saat ini sedang diteliti dengan penuh perhatian oleh para ilmuwan yang mempelajari biologi penuaan. Telah ditemukan bahwa ketika insulin dipertahankan tetap rendah, baik itu dengan cara diet atau lewat manipulasi genetik pada hewan percobaan, ternyata mereka hidup lebih lama dan penuaanpun berkurang. Ini terbukti benar pada spesies hewan yang berbeda-beda, mulai dari sel tunggal ragi, kemudian cacing, lalat, dan sepertinya juga pada primata.

Kelihatannya, rendahnya insulin adalah suatu tanda bahwa energi yang ada adalah langka dan hewan perlu memfokuskan energi mereka untuk mempertahankan dan memperbaiki metabolisme mereka sendiri sehingga mereka bisa lebih lama bertahan hidup dan berkembangbiak. Jadi peran insulin adalah mengendalikan gula darah, menyimpan stok energi, dan juga mengatur tingkat penuaan termasuk gejala-gejala utama dari penuaan, seperti misalnya: diabetes, penyakit jantung, obesitas, osteoporosis, demensia, dan bahkan kanker.
.
Semua Penyakit Kronis Dikarenakan Oleh Karena Miskomunikasi Pesan di Dalam dan Di Antara Sel
Sebagaimana pernah saya nyatakan dalam artikel sebelumnya, semua penyakit kronis terjadi oleh karena adanya miskomunikasi pesan di dalam dan di antara sel. Tentu saja diabetes merupakan penyakit miskomunikasi pada insulin dan mengenal peran sebenarnya dari insulin bagi tubuh akan membantu kita untuk bisa menggali lebih dalam lagi akar permasalahan diabetes dan penyakit kronis lainnya.
.
Insulin Juga Belum Tentu Merupakan Hormon Paling Utama dalam Diabetes atau Penyakit Kronis Lainnya
Penghormatan paling utama jatuh pada leptin. Nampak sepertinya hormon leptin secara meluas bertanggung jawab terhadap keakuratan signal insulin dan menentukan apakah seseorang bakal kebal insulin (insulin resistant / diabetes tipe 2) atau tidak.

Leptin, hormon yang baru-baru ini ditemukan diproduksi dari lemak, berfungsi memberi informasi kepada tubuh dan otak tentang berapa banyak energi yang dimiliki, apakah perlu tambahan lagi (melalui rasa lapar) atau apakah perlu menghilangkan beberapa (stop rasa lapar), dan yang penting juga memberi informasi akan apa yang harus dilakukan dengan energi yang telah dimiliki (diproduksi kembali, meregulasi perbaikan sel atau tidak).
Penelitian penting baru-baru ini mengungkapkan 2 organ tubuh paling penting yang akan menentukan apakah seseorang menjadi diabetes (tipe 2) atau tidak adalah organ hati dan otak, dan itu punbergantung dari kedua organ ini dalam “mendengar “ pesan dari leptin.
Leptin sangat mempengaruhi (jika tidak mengendalikan) fungsi dari hypothalamus dalam otak kita, termasuk:
  • Reproduksi,
  • Fungsi Thyroid,
  • Fungsi Adrenal dan,
  • Sistem syaraf simpatik.
Lemak dan leptin, sangat mempengaruhi peradangan kronis dan dengan demikian penyakit-penyakit yang berhubungan dengan hal ini adalah termasuk penyakit jantung, Alzheimer, dan diabetes. Sekarang telah nampak bahwa dalam kasus ini bukanlah otak yang mengendalikannya, tapi lemak melalui leptin yang berperan utama.
.
Sang Musuh Bukan Hanya Asing Bagi Komunitas Medis, Tapi Juga Tidak Dimengerti Sama Sekali
Tidaklah heran jika diabetes (tipe 2) tidak bisa ditaklukkan oleh medis konvensional.
Dari statistik yang ada, diabetes telah meningkat lebih dari 700% selama 50 tahun ini. Ini mengungkapkan 2 fakta yang sangat penting:
  • Diabetes bukanlah penyakit genetika karena statistik diambil dari tempat dengan generasi yang sama dan genetika yang sama.
  • Apa yang telah kita lakukan sudah jelas salah dan perlu dirubah.
Apa yang salah itu adalah diet (pola makan).
Adalah susah atau bahkan mustahil untuk membuktikan bahwa sesuatu itu benar.Namun tidaklah susah untuk membuktikan bahwa sesuatu itu salah. Selama 50 tahun, orang Amerika telah mengikuti (setidaknya sebagian) rekomendasi nutrisi yang pola makannya kaya akan karbohidrat kompleks dan rendah lemak jenuh dari:
  • American Dietetic Association,
  • American Heart Association, dan
  • American Diabetes Association
Ini merupakan kekonyolan karena kebanyakan dari karbohidrat kompleks tersebut, seperti misalnya kentang, nasi, sereal, pasta, dan roti dengan cepat diubah menjadi gula oleh tubuh dan kelebihan gula yang ada (glukosa) dengan cepat diubah menjadi asam lemah jenuh berantai panjang (palmitic acid; “palm oil”). Serentak dengan rekomendasi diet yang salah tersebut, tingkat diabetes dan obesitas jadi melambung tinggi dan menjadi salah satu epidemik dunia terburuk dari yang pernah ada.

Makan dengan pola tinggi karbohidrat “kompleks” dan rendah lemak jenuh untuk mencapai kesehatan yang baik dan umur panjang telah terbukti salah. Setidaknya ada sedikit akal sehat yang mengatakan pada kita untuk mencoba diet yang lain.

.
Diabetes adalah Penyakit Nutrisi dan Sains Nutrisilah yang Bisa Mengatasinya
Ilmu pengetahuan atau sains memberitahukan kepada kita bahwa kita harus memiliki pola makan atau diet yang memaksimalkan keakuratan penyampaian pesan insulin dan leptin kepada sel tubuh kita. Dan cara untuk supaya penyampaian pesan kedua hormone tersebut bisa “terdengar” dengan baik adalah dengan merendahkan level insulin dan leptin itu sendiri.

Itu berarti pola makan Anda haruslah menekankan pngkonsumsian lemak yang baik dan mengurangi karbohidrat non-serat/tajin sebagaimana tertulis di buku saya “The Rosedale Diet” dan buku Dr. Mercola, “Total Health Program“. Dengan melakukan hal tersebut akan meningkatkan dengan drastic bahkan menyembuhkan diabetes tipe 2, penyakit jantung, hipertensi, dan banyak penyakit kronis lainnya bahkan memperlambat penuaan itu sendiri, sebagaimana banyak dari pasien saya yang sanggup secara total menghentikan penggunaan obat-obatan mereka termasuk insulin. Dengan mengikuti panduan tadi, Anda (dan gen Anda), akan “menjadi yang terbaik dari apa yang Anda inginkan.”




Rabu, 15 Februari 2012

Mitos tentang Diabetes - 6 Mitos Paling Populer Harus Anda Ketahui

Mitos tentang Diabetes - 6 Mitos Paling Populer Harus Anda Ketahui
diabetes militus kencing manis

Kecenderungan manusia selalu memiliki keraguan dan kecurigaan tentang satu hal atau yang lain.

 Mengenai orang diabetes memiliki banyak keraguan dan kecurigaan, dan keraguan menghasilkan mitos yang berbeda.

 Hal ini diperlukan untuk memahami apa yang mitos dan mengapa orang tidak boleh percaya pada mereka.  

Artikel ini adalah tentang orang dan bagaimana mitos tersebut berkembang dikehidupan masyarakat.


Diabetes hanya dapat didefinisikan sebagai diesease dimana tubuh tidak mampu memproduksi atau menggunakan insulin untuk mengubah gula, pati, dll, menjadi energi.



Diabetes Mitos no. 1:


Seseorang yang menderita diabetes tidak boleh berolahragaIniadalah suatu hal buruk karena  dapat menyebabkan salah informasi untuk menyebarkan rumor tersebut. Bahkan, selalu disarankan untuk pasien diabetes untuk melakukan olahraga ringan secara teratur, ini akan membantu mereka untuk pulih sepenuhnya dan bahkan cepat.


 Komplikasi yang disebabkan untuk tipe yang berbeda 1 dan diabetes tipe 2 dikendalikan melalui melakukan latihan yang tepat. Namun, pasien juga harus ingat bahwa ini harus mulai perlahan-lahan.  

Artinya pasien harus melakukan jalan cepat, olahraga sederhana, dll, dan secara bertahap mulai beberapa latihan lain, tapi itu juga tidak boleh berbahaya atau berisiko. Hal ini juga ditemukan bahwa pasien yang mengeluh masalah ginjal atau segala jenis infeksi mata harus membatasi dari latihan, tetapi dimulai sekali lagi ketika masalah ini sudah berakhir.

Diabetes Mitos no. 2:


Diabetes adalah menular.Ini lagi adalah suatu kesalahan informasi, karena hal ini tidak hanya menciptakan masalah untuk pasien tetapi juga untuk orang-orang disekitarnya.


 Bahkan rumor ini membuat banyak pasien diabetes tidak mau bersosialisasi dengan orang normal, karena mereka merasa rendah diri. 

 Oleh karena itu, orang harus tahu itu sangat jelas bahwa diabetes sama sekali tidak menular dan tidak menular dari satu orang ke orang lain dengan tidur, makan, duduk bersama, dll 

Diabetes adalah disaese keturunan karena ada beberapa penyebab genetik untuk itu. Diabetes juga sangat mudah ditemukan di antara orang gemuk dan orang-orang yang mengabaikan latihan seperti apa. Tapi apa pun penyakit diabetes tidak menular 

Diabetes Mitos no. 3
 Daibetes menyebabkan batuk dan dinginIni benar-benar salah. Diabetes bukan merupakan batuk menular maupun penyebaran dan dingin.

Diabetes  Mitos 4:

 Diabetes dapat menyebabkan pendarahan otakSekarang ini juga merupakan pemikiran yang sangat salah, karena menciptakan apa-apa selain stres lebih banyak dan kebingungan di kalangan pasien.  

Ketika seorang pasien diabetes terus puasa, dia mungkin mengeluh sakit kepala berat dan kelemahan ekstrim.  

Semua gejala ini membiarkan orang untuk menganggap bahwa itu adalah karena dan diabetes yang secara bertahap akan mengakibatkan perdarahan otak. Namun, sama sekali tidak benar dan tidak boleh dipercaya.

 Hal ini juga ditemukan bahwa anak-anak yang menderita diabetes mungkin menderita sakit kepala parah ketika mereka cepat, dan dengan demikian dapat mempengaruhi otak mereka sedikit, tetap itu saja tidak akan menyebabkan pendarahan otak.


Diabetes  Mitos 5:


Katakan tidak untuk buah-buahanHal ini tidak benar. Orang yang menderita penyakit, sebenarnya harus mengambil berbagai buah-buahan, yang sehat. Namun, semua buah-buahan mungkin tidak terdengar sehat, sehingga pasien harus berkonsultasi dengan dokter dan ahli gizi untuk mengetahui apa semua cocok untuk pasien diabetes.



Diabetes  Mitos 6:



Pasien diabetes tidak boleh menyentuh manis dan gula konten sajiIni adalah gagasan yang sangat umum dan salah bahwa pasien diabetes ketat harus menghindari permen dan makanan lain yang mengandung gula. Memang benar bahwa tidak baik membawa permen berlebih, gula, dll Namun, diet seimbang termasuk makanan penutup manis atau permen selalu diterima.  



Hal ini juga mengatakan bahwa jika seorang pasien diabetes melakukan olahraga, mengambil makanan diet seimbang, mereka dapat mengambil satu permen gula setiap malam. Di sini juga harus ingat bahwa tidak makan berlebihan tentang permen gula yang disebabkan diabetes, tetapi karena praktek-praktek yang tidak sehat, juga kurangnya latihan dan alasan genetik yang menyebabkan diabetes.


sumber Diabetes Myths

baca juga informasi yang penting di sini :

penyebab penyakit diabetes dan solusinya

Kataloglengkapobatherbal.blogspot.com